Make your own free website on Tripod.com
PUSAT PEMBELAJARAN INTERNET MARKETING
Monday, 17 September 2007
Data Diri Anne Ahira
Now Playing: Data Diri Anne Ahira

Data Diri Anne Ahira

Anne Ahira
Internet Marketer Dunia
Anne Ahira
Nama :
Anne Ahira
Lahir : 28 November 1979
Ayah/Ibu : H Sobur Sodikin/Hj Aas Asiah
Pendidikan : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) di Bandung
Pekerjaan : Internet Marketer
Prestasi : - Salah satu pengarang buku 30 Days To Internet
    Marketing Success.
    - Satu-satunya perempuan dan satu-satunya wakil
    dari kawasan Asia Pasifik yang diwawancarai oleh
    oleh Advance Vision Marketing America mengenai
    "Internet Marketing Prophecies".
Alamat : Jalan Bojong Sereh, Banjaran, Bandung

 

Usianya masih 25 tahun, tetapi penghasilannya sudah ribuan dollar AS. Perempuan yang selalu mengaku ‘orang kampung’ ini bekerja dari rumahnya di pinggiran kota Bandung mengembangkan bisnis berskala internasional berbasis internet marketing. Ia bercita-cita akan ‘pensiun’ sebelum umur 30 tahun.

Anne Ahira, namanya. Di dunia online, ia terkenal sebagai internet marketer sukses kelas dunia. Anne Ahira adalah salah satu pengarang buku 30 Days To Internet Marketing Success. Buku ini ditulis oleh 60 orang pengarang yang merupakan Internet Marketer terkenal pilihan dari berbagai dunia sebagai buku Internet Marketing terbaik sepanjang tahun 2003. Omzet penjualan buku ini mencapai lebih dari 340.000 dollar AS hanya dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.

Anne Ahira juga pernah diwawancara oleh Advance Vision Marketing America mengenai "Internet Marketing Prophecies". Perusahaan ini hanya memilih delapan orang Internet Marketer terbaik dari seluruh dunia. Anne Ahira adalah satu-satunya wakil dari kawasan Asia Pasifik dan satu-satunya perempuan yang dipilih untuk wawancara ini. Hasil wawancara ini kemudian dijual Advance Vision Marketing America seharga 97 dollar AS per kopi.

Selain memperoleh penghasilan besar, Anne Ahira juga masih punya banyak waktu untuk bermain kapan saja, belanja, kesukaannya menonton di bioskop, makan di kafe atau restoran di Bandung bersama teman atau keluarga, termasuk bermain di Time Zone. Semua itu bisa dilakukan karena dia tak perlu terikat jam kantor, yang penting bisa mengakses internet.

Keberhasilannya meraup ribuan dollar tidaklah datang begitu saja. Anne Ahira mempelajari bisnis Internet Marketing secara autodidak serta tentu saja melalui proses trial and error yang cukup melelahkan dan menghabiskan banyak uangnya yang didapat dari aktivitas mengajar bahasa Inggris ketika masih menjadi mahasiswa STBA di Bandung.

Anne Ahira atau yang akrab dipanggil Ahira/Hira, lahir 28 November 1979. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Hj Aas Asiah dan H Sobur Sodikin. Semua saudaranya perempuan. Motto hidup Ahira: " Kekayaanku yang sejati adalah apa adanya aku, bukan apa yang kumiliki ".

Sejak sekolah dasar Anne Ahira sudah mandiri dan membantu orangtua berjualan pisang goreng atau es. Kalau berangkat ke sekolah, ia membawa tas besar tiga buah, satu untuk buku, dan dua untuk jualan pisang. Ia selalu bilang sama mamanya, kalau ia sudah besar nanti, ia tidak ingin kerja capai, ia mau kerja di rumah, liburan kapan aja boleh, keliling dunia, ke mana aja boleh, duit banyak.

Mendengar perkataannya itu, mamanya sering membentaknya, "Jangan bermimpi, kalau Bapak kamu punya pabrik mungkin kamu bisa seperti itu, tapi Bapak kamu hanya karyawan pabrik biasa, dan Mama kamu hanya tukang gado-gado. Kalau kamu mau hidup lebih baik, belajar saja yang betul dan harus pintar". Itu adalah kata-kata yang sering dilontarkan ibunya.

Nasihat mamanya itu membuat Anne Ahira belajar sungguh-sungguh di sekolah sehingga sering menjadi juara kelas. Ibunya juga sering mengatakan kalau ia ingin keliling dunia, ia harus bisa bahasa Inggris. Oleh karena itu, Anne Ahira mulai belajar bahasa Inggris sejak SD dengan mengikuti berbagai kursus, salah satunya kursus dengan orang Belanda. Saat itu orang-orang di kampungnya menilainya aneh. Untuk apa belajar Inggris? Mereka pikir hanya buang-buang uang. Tapi ia selalu berpikir itu modal untuk keliling dunia.

Berbagai sertifikat diraihnya lewat kursus bahasa asing, seperti bahasa Jerman dan Inggris. Bukan itu saja, belasan sertifikat lainnya dari kursus akuntansi, komputer, menggambar, olahraga, dan masih banyak lagi. Saking banyaknya, ia pun sudah tak ingat lagi, apa saja kursus yang pernah diikutinya.

Anne Ahira sebenarnya bercita-cita melanjutkan sekolah di Jerman, tetapi karena orangtuanya hanya seorang karyawan pabrik dan penjual gado-gado, cita-cita itu menjadi sulit diraih. Ia kemudian bersekolah di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) di Bandung dan lulus dengan predikat cum laude dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Sejak kuliah tingkat satu, Anne Ahira mengajar paruh waktu. Namun, setelah tingkat dua, ia sering dikontrak oleh perusahaan-perusahaan tekstil, seperti Pan Asia Textile, KTSM, Kukje-Adetex, Korin, Hanil Global Textile Industry, dan banyak lagi perusahaan lainnya mengajar bahasa Indonesia untuk pegawai asing mereka.

Perkenalan Pertama
Pada saat kuliah Anne Ahira sempat berpikir, mungkin mengajar adalah jalan hidupnya. Tapi dalam hati ia sering mengatakan bahwa sebenarnya otaknya bisa digunakan lebih dari sekadar mengajar.

Hingga pada suatu hari saat makan siang, kakak iparnya bercerita bahwa ada seorang anak laki-laki berusia 17 tahun yang mendapatkan ribuan dollar AS dari internet. Padahal, kakak iparnya sendiri tidak tahu internet itu seperti apa, bahkan sampai sekarang dia tidak tahu bagaimana cara mengirim atau membuat e-mail. Dia hanya tahu satu situs: www.yahoo.com. Kakak iparnya seorang petani ayam, yang bekerjasama dengan ayahnya mengurus ayam orang lain di kampung.

Mendengar cerita tersebut, timbul keingintahuan Anne Ahira, bagaimana bisa seorang anak berusia 17 tahun bisa mendapatkan ribuan dollar AS dari internet? Esoknya ia langsung pergi ke warnet untuk pertama kalinya dan mencari tahu bagaimana cara membuat uang di internet.

Padahal, saat itu, apa itu surat elektronik (e-mail) pun Anne Ahira sama sekali tidak tahu. Tapi setelah mendengar cerita sepintas itu, dia seolah-olah bertekad dalam hatinya, "Jika anak 17 tahun saja bisa, berarti saya juga bisa!"

Temannya, Didit Ahadiat, salah satu mahasiswa yang kerja paruh waktu sebagai penjaga warnet (warung internet) adalah orang pertama yang mengajarkannya bagaimana cara membuat e-mail di Hotmail.

Rasa ingin tahu dan semangat belajarnya yang tinggi membangkitkan rasa percaya dirinya. Di warnet, ia tidak malu bertanya kepada orang-orang yang ada di situ. Anne Ahira selalu memohon, “Tolong ajarin saya bagaimana cara membuat uang di internet?". Mendengar itu, hampir semua teman menertawakannya. Mereka menyebutnya sedang bermimpi.

Tekad dan keinginannya yang kuat untuk mengumpulkan uang di intenet tidak serta merta mendapat dukungan. Banyak hal sedih yang ia lalui. Hampir semua orang di sekelilingnya tidak percaya pada apa yang ia kerjakan. Mereka berpikir kalau ia aneh dan gila karena mereka pikir ia hanya buang-buang uang. Padahal, baginya teka-teki belum terpecahkan dan ia tidak akan menyerah.

Terhitung sejak Desember 2001 Hira memulai perjalanannya menjadi "Internet Marketer" (penjual melalui media internet). Hobi membaca dan membeli informasi lewat internet juga membuat Anne Ahira sukses menjalankan "Internet Marketing".

Setelah jatuh bangun, akhirnya di tahun kedua, usaha Anne Ahira mulai menampakkan hasil. Di pertengahan tahun kedua tersebut, penghasilannya per bulan dari internet bisa disetarakan dengan penghasilan kebanyakan orang Indonesia dalam beberapa tahun. Itu pun terus meningkat setiap bulan. “Dan saya perhatikan meningkatnya seperti deret ukur bukan deret hitung," ujar Hira, yang merahasiakan seberapa besar penghasilannya per bulan.

Cara Mendapatkan Uang

Menurut Anne Ahira, ada banyak cara untuk mendapatkan uang melalui dunia internet. Namun, dia hanya memilih menjalankan dua macam bisnis di internet, yakni affiliate marketing dan network marketing. Sebenarnya keduanya tidak jauh berbeda karena sama-sama menjual, tetapi sistem pembayaran komisi yang berbeda.

Melalui affiliate marketing, Anne Ahira melakukan penjualan langsung putus, jadi kalau mau mendapatkan uang harus terus menjual. Barang yang ditawarkan apa saja, mulai dari buku, informasi, software, marketing tool, atau barang apa pun yang bisa terlihat dan bisa terjual. Anne Ahira tidak menjual barang sendiri, tetapi sebagai "reseller" atau membantu menjualkan barang orang lain untuk mendapatkan penghasilan dari komisi.

Masa Depan Menjanjikan

Anne Ahira berpendapat bahwa bisnis secara online sangat menjanjikan dan akan menjadi sesuatu yang justru lebih menjanjikan daripada bekerja secara offline. Sebab target market-nya dunia.

Bekerja secara offline hanya bisa mengerjakan satu atau dua pekerjaan, kecuali kalau mempunyai pegawai. Namun kalau online bisa mengerjakan 10, 30, 40 pekerjaan, dan semuanya hanya memerlukan set up satu kali tapi bisa menghasilkan terus-menerus.

Kiat Sukses

Menurut Anne Ahira, syarat jika ingin menjadi Internet Marketer harus memiliki akses ke internet. Mengerti bagaimana cara mengoperasikan komputer, tetapi tak perlu harus "Savvy" atau ahli komputer. Namun, mutlak mengerti bahasa Inggris karena bisnis ini dijalankan secara global tanpa batas negara.

"Mental juga harus sudah siap, tidak berpikir penghasilan ribuan dollar AS akan datang seperti sulap. Kalau berpikiran demikian, maka akan ada saatnya anda merasa frustrasi dan menyerah! Itu salah," ujar Anne Ahira.

"Jadi selain mental sudah siap, harus komitmen pada bisnis ini. Tak perlu mengerjakan bisnis ini secara full time, tetapi dapat dijadikan sebagai part time. Cukup dikerjakan paling tidak satu hingga dua jam per hari, mulai dari Senin sampai Jumat, seperti lembur saja," ujar Anne Ahira.

Internet Marketer

Anne Ahira termasuk dalam salah satu pengarang buku “ 30 Days to Internet Marketing Success ”, yang merupakan Buku Internet Marketing terbaik di dunia pada tahun 2003. Buku tersebut dikarang oleh 60 Internet Marketer Dunia dan penjualan buku ini mencapai omzet US$ 340.000 dalam waktu kurang dari empat bulan.

Anne Ahira juga pernah diwawancarai oleh Advance Vision Marketing dari Amerika Serikat mengenai “ Internet Marketing Prophecies ”. Perusahaan ini hanya memilih 8 orang Online Marketer terbaik dari seluruh dunia. Anne Ahira adalah satu-satunya wakil dari kawasan Asia Pasifik, dan merupakan satu-satunya perempuan yang terpilih dalam wawancara ini. Hasil wawancara ini dijual oleh Advance Vision dengan harga US$ 97 per copy nya.

Anne Ahira secara rutin membuat newsletter yang berisi tips-tips Internet Marketing yang dikirim ke lebih dari 14.000 Internet Marketer profesional yang tersebar di 120 negara.

Kini Anne Ahira mendirikan Asian Brain Internet Marketing Center, dengan tujuan agar rakyat Indonesia bisa lebih mengenal Internet Marketing. Pembelajaran yang dikhususkan untuk orang Indonesia ini diharapkan bisa membantu industri kecil dan pengusaha Indonesia agar bisa memasarkan produk atau jasanya melalui internet. Asian Brain juga mengajarkan cara mendapatkan penghasilan dari internet bagi mereka yang tidak mempunya produk atau jasa sendiri, yaitu dengan melalui Affiliate Program. Ia juga sangat berharap untuk bisa mengubah image dunia luar yang mengatakan Indonesia adalah negara yang terkenal dengan fraud dan penipuan melalui internet.

Anne Ahira yakin bahwa di abad ke-21 ini bisnis lewat internet akan menjadi prospek yang sangat menjanjikan, karena modal yang diperlukan relatif lebih sedikit dibandingkan dengan modal bisnis offline. Bisnis melalui internet ini akan berkembang pesat seiring dengan keterbukaan pemikiran orang akan fungsi internet yang luar biasa.


Posted by masjak4 at 11:51 AM EDT
Updated: Monday, 17 September 2007 11:56 AM EDT

Newer | Latest | Older

« May 2012 »
S M T W T F S
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
You are not logged in. Log in
Entries by Topic
All topics  «